Malang — SMA Negeri 8 Malang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Basic Life Support (BLS) sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) pada Senin, 24 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Indoor SMA Negeri 8 Malang dan diikuti oleh warga sekolah dengan antusias.
Acara diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 8 Malang, Nuraeni, M.Pd, yang menyampaikan pentingnya pengetahuan dasar pertolongan pertama bagi peserta didik. Menurutnya, pemahaman mengenai Basic Life Support merupakan keterampilan esensial yang dapat memberikan dampak besar dalam situasi darurat, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Asrofi, M.Pd, selaku Kepala Seksi Pendidikan Menengah Atas serta PK-PLK di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi langkah SMA Negeri 8 Malang yang menjalin kerja sama dengan KREKI sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan serta kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Memasuki sesi inti, materi pertama disampaikan oleh Doktor dr. Asworo Andyk Asmoro, selaku Ketua Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia. Beliau memberikan pengantar mengenai pentingnya tindakan penanganan yang cepat dan tepat pada seseorang yang mengalami hilang kesadaran. dr. Asworo menekankan bahwa pengetahuan dasar ini sangat menentukan keselamatan korban, terutama pada menit-menit awal sebelum bantuan medis lanjutan tiba.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ners Toni Suharsono, Magister Keperawatan, praktisi dari KREKI Malang. Pada sesi ini, peserta mendapatkan penjelasan sekaligus praktik langsung mengenai tindakan yang tepat pada korban yang mengalami hilang kesadaran, termasuk penggunaan AED (Automated External Defibrillator). Melalui simulasi tersebut, peserta diajak memahami prosedur penyelamatan yang aman, efektif, dan sesuai standar medis.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan MoU antara SMA Negeri 8 Malang dan KREKI, sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan edukasi kesehatan dan peningkatan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap kondisi darurat.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 8 Malang berharap seluruh peserta didik dan warga sekolah memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama, sehingga mampu berperan aktif sebagai individu yang peduli dan tanggap terhadap keselamatan sesama.


