Malang — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan di dunia digital, Polres Malang menggelar kegiatan edukasi tentang bahaya kejahatan siber di SMAN 8 Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Aula Indoor SMAN 8 Malang.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari para siswa yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMAN 8 Malang, Nur’aeni, M.Pd yang menekankan pentingnya literasi digital di era modern. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan siswa agar bijak dalam menggunakan teknologi serta memahami berbagai potensi risiko yang dapat muncul di dunia maya.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Kota Malang, AKP Aji Prabowo., S.I.K., M.Si yang memberikan gambaran umum mengenai berbagai bentuk kejahatan siber yang kerap terjadi di masyarakat. Ia menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam menjaga data pribadi serta menghindari berbagai modus penipuan online yang semakin berkembang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penyampaian materi oleh Kasat PPA Polres Kota Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana, S.H., M.H. Bersama dengan Kasatreskrim, beliau memaparkan berbagai contoh kasus kejahatan siber yang marak terjadi, khususnya yang menyasar remaja. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis kejahatan siber, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan untuk melindungi diri di dunia digital.
Antusiasme siswa terlihat jelas pada sesi tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar keamanan digital, penggunaan media sosial yang aman, serta cara menghadapi situasi apabila menjadi korban kejahatan siber. Sesi ini menjadi ruang interaktif yang memberikan pemahaman lebih mendalam sekaligus solusi praktis bagi para siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMAN 8 Malang dapat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan digital serta mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Edukasi ini juga menjadi langkah nyata dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan di era digital yang terus berkembang.




