Malang, 5 Agustus 2026 – SMAN 8 Malang menerima kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rangka Pemantauan Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 11.00–14.00 WIB ini dihadiri oleh tim dari Direktorat Jenderal/Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen, Kepala Sekolah SMAN 8 Malang, serta guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Kegiatan diawali dengan sesi penyambutan dan diskusi bersama di ruang kepala sekolah. Dalam suasana yang hangat dan penuh keterbukaan, tim pemantau berdialog dengan Kepala SMAN 8 Malang beserta guru BK mengenai pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling di satuan pendidikan. Berbagai aspek dibahas, mulai dari perencanaan program, strategi pelaksanaan layanan, pendampingan murid, hingga berbagai inovasi yang telah diterapkan dalam mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik murid.

Pemantauan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen untuk memantau Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Layanan Bimbingan dan Konseling di sejumlah satuan pendidikan pada beberapa provinsi, termasuk Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat tugas Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen Nomor 2846/E.E2/WS.01.05/2026 tanggal 3 Agustus 2026.

Selama proses pemantauan, tim melakukan diskusi mendalam mengenai implementasi program BK di SMAN 8 Malang, mulai dari penyusunan program tahunan, layanan klasikal, layanan individual, kolaborasi dengan wali kelas dan orang tua, hingga pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan dalam memberikan layanan kepada murid. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi praktik baik (best practice) antara tim pemantau dengan guru BK untuk meningkatkan kualitas layanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan murid.

Kepala SMAN 8 Malang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah sebagai salah satu satuan pendidikan yang menjadi lokasi pemantauan. Melalui kegiatan ini, sekolah memperoleh berbagai masukan konstruktif yang dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan dalam pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling yang lebih profesional, efektif, dan berdampak bagi perkembangan murid.

Sementara itu, tim pemantau mengapresiasi komitmen SMAN 8 Malang dalam menyelenggarakan layanan BK yang berorientasi pada kebutuhan murid. Sinergi antara manajemen sekolah, guru BK, wali kelas, serta seluruh warga sekolah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang murid secara optimal.

Melalui kegiatan pemantauan ini, diharapkan layanan Bimbingan dan Konseling di SMAN 8 Malang semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendampingi murid merencanakan masa depan, mengembangkan potensi diri, serta menghadapi berbagai tantangan di era yang terus berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *