Malang, 8 Mei 2025 — Dalam rangka pengabdian masyarakat, Tim Satwa Sehat menyelenggarakan Satse- Lab Goes to School yang bertempat di Laboratorium Biologi SMAN 8 Malang. Acara ini berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025 terbagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama pukul 07.30–09.30 WIB dan sesi kedua pukul 12.30–14.30 WIB. Peserta kegiatan terdiri dari siswa kelas XI-6 dan XI-7 yang mengambil peminatan Sosial Science di SMAN 8 Malang.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yaitu drh. Dewi Mariyam,  Febriane Damayanti, S.Si, M.Si dan Tim Satwa Sehat sejumlah 7 orang.

Hadir pula pimpinan Satwa Sehat Dr. drh. Albiruni Haryo, M.Sc, AP.Vet mendampingi kegiatan pengabdian masyarakat kali ini.

Program kolaborasi ini sudah terjalin sejak tahun 2016 yang diinisiasi dalam bentuk workshop pengenalan  anatomi hewan dan akan berlanjut dengan agenda kegiatan edukasi lain yang terkait dalam pembelajaran di SMAN 8 Malang.

Kegiatan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyebutkan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, dan memiliki pengetahuan serta keterampilan. Melalui praktikum anatomi sistem reproduksi hewan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga praktik yang dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap isu-isu kesehatan dan lingkungan hidup.

Pelaksanaan praktik kali ini menggunakan mencit/tikus (Mus musculus) meliputi tahap pembiusan (anestesi) , pembedahan mencit, anatomi perbandingan mencit jantan & betina,  Isolasi DNA hewan dari hati mencit.

Kepala SMAN 8 Malang Nuraeni, M.Pd menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi siswa kami. Mereka bisa belajar langsung dari para profesional dan melihat betapa pentingnya peran ilmu kedokteran hewan terutama biologi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Tim Satwa Sehat menunjukkan komitmennya dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan serta menjalin hubungan harmonis antar lembaga terkait. Semangat kolaboratif dan edukatif seperti ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya.