Malang — SMAN 8 Malang terus berkomitmen dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa melalui berbagai kegiatan inspiratif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan kunjungan edukatif ke Gramedia Kayutangan pada Kamis, 16 April 2026. Dalam kesempatan ini, Tim Literasi SMAN 8 Malang menggelar acara talkshow penulisan kreatif sekaligus bedah buku bersama penulis Freddy San.

Kegiatan ini berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusiasme dari siswa yang hadir. Acara diawali dengan sambutan dari Supervisor dan PIC Event Gramedia, Triaditama, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan literasi di lingkungan toko buku sebagai ruang belajar yang inspiratif.

Selanjutnya, Kepala SMAN 8 Malang, Nuraeni, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membangun budaya menulis sejak dini. Ia menegaskan bahwa kemampuan menulis kreatif tidak hanya menjadi keterampilan akademik, tetapi juga sarana untuk mengekspresikan gagasan dan pemikiran siswa secara lebih luas.

Memasuki acara inti, talk show yang dipandu oleh MC Kondang Smarihasta Ilyas Mahardika, pemateri menyampaikan pengetahuan tentang dunia buku dan penerbitan, versi cetak maupun digital, aplikasi menulis penghasil cuan dan tak kalah penting Freddy San juga menjabarkan teknik dan proses menulis kreatif.

WhatsApp Image 2026-04-16 at 17.22.56
previous arrow
next arrow

Dalam pemaparannya, ia membagikan berbagai tips praktis mulai dari menemukan ide, mengembangkan alur cerita, hingga menjaga konsistensi dalam menulis. Dalam sesi talk show yang interaktif, peserta bisa bertanya kepada Freddy San selaku pemateri. Founder Novea Indonesia itu juga memantik antusiasme siswa dengan pembagian doorprize. Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan sesi bedah buku berjudul The Misting Point, salah satu novel versi cetak karya Freddy San yang memiliki nilai dan kekuatan dalam karakter tokoh yang dibalut dalam tema musim kabut. Penulis yang memiliki lebih dari 100 karya tersebut berbagi wawasan mendalam kepada siswa mengenai struktur cerita, karakterisasi, serta pesan yang terkandung dalam karya tersebut.

Antusiasme peserta semakin terlihat dalam sesi tanya jawab seusai bedah buku. Para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar dunia kepenulisan, mulai dari tantangan dalam menulis hingga cara membangun kebiasaan literasi yang berkelanjutan. Interaksi ini menjadi momen berharga bagi siswa untuk belajar langsung dari penulis profesional.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenangan atas pengalaman literasi yang berkesan. Siswa juga dibebaskan untuk berkeliling toko buku Gramedia Kayutangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMAN 8 Malang semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan menulis kreatif serta memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMAN 8 Malang kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas dan literasi siswa secara menyeluruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *